Wisata Religi Museum Al Quran Raksasa Di Palembang

    No Comments Uncategorized

    Ramadhan akan segera berakhir. Selama sisa Ramadhan, itu harus digunakan untuk fokus pada ibadah. Tapi Anda juga bisa mengenal wisata religi di akhir Ramadhan hingga lebaran nanti. Di mana Anda berpikir tentang tujuan wisata religius? Ada ide?

    Kami sarankan Anda mengunjungi kota Palembang. Bagi mereka yang pulang ke kota Pempek, ada baiknya mereka mengunjungi Museum Al Quran raksasa juga. Di museum, Anda dapat melihat ayat-ayat Alquran yang diukir dalam kayu dengan ukuran yang sangat besar. Masha Allah

    Apakah Anda ingin berkunjung rafting di batu ke sana? Mari kita lihat ulasan Travel Hipwee terlebih dahulu.

    Terletak tidak jauh dari tepi Sungai Musi, Museum Al Quran adalah sesuatu yang unik karena menunjukkan Al Quran raksasa yang begitu besar

    Terletak di daerah yang disebut Gandus, Palembang, Bayt Al Quran al Akbar adalah museum terbesar di Al Quran. Museum Pendaftaran Indonesia (MURI) telah menamai Alquran raksasa ini sebagai yang terbesar dan terberat di dunia. Di dalamnya ada lembaran Alquran yang diukir di papan kayu. Ukurannya sangat besar. Alquran secara keseluruhan berjumlah 30 Juz yang terdiri dari 5 lantai. Tingginya mencapai 15 meter dengan lebar 8 meter. Tidak heran itu disebut Alquran terbesar di dunia.

    Religi-Museum-Al-Quran-Raksasa-Di-Palembang

    Tujuan wisata religius ini sangat cocok untuk dikunjungi umat Islam selama bulan Ramadhan. Liburan, tetapi masih ada unsur ibadah di sana.

    Di museum ini, aturan paling mendasar adalah mengenakan pakaian sederhana mengingat ada ayat-ayat suci Al-Quran. Di tengah ada panggung untuk mengambil gambar dengan latar belakang Al-Quran raksasa. Lalu ada tangga di tepi sehingga pengunjung bisa naik ke lantai berikutnya. Sekarang di lantai dua, pengunjung dapat melihat dan menyentuh ukuran ayat-ayat Al-Qur’an di kayu trembesu. Ayat-ayat Al-Quran terukir dalam warna kuning keemasan dengan latar belakang gelap. Lembaran kayu ini juga dapat diputar sehingga semua orang dapat membacanya. Ketika saya ingin pindah ke lantai berikutnya, ternyata aksesnya ditutup. Terlalu banyak

    Kekurangan dari museum ini adalah kurangnya ketertiban dan tidak adanya panduan untuk membantu wisatawan. Mungkin di masa depan itu bisa diperbaiki

    Bagi Anda yang ingin bermain di tempat ini, dewan Travel Hipwee masih menggunakan kendaraan pribadi dari pusat kota Palembang. Atau Anda juga bisa bepergian dengan ojek online. Jaraknya cukup besar, sekitar 13 km dari jembatan Ampera. Transportasi umum cukup sulit mengingat lokasinya di pinggiran.

    Secara umum, museum ini sangat cocok untuk dikunjungi pada liburan Ramadhan atau Idul Fitri. Bacaan Alquran, anak sekolah, siswa dapat memprogram wisata religi. Hanya saja museum ini kurang tertib dan cenderung berfungsi tidak semestinya. Ini mungkin tampak berantakan karena masih dalam renovasi. Tetapi museum ini memiliki potensi untuk menarik wisatawan asing dari Malaysia, Brunei ke Timur Tengah. Awalnya ditata sedemikian rupa dan dikemas dalam museum yang nyaman bagi wisatawan. Tiket masuknya sendiri murah, hanya 10 ribu rupee.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *